Memilih dan menggunakan blazer atau jas, yang baik tentunya tidak asal sekedar pakai, tidak juga yang harganya mahal kemudian akan tampak berkesan.
Beberapa kali saya melihat, penggunaan jas/blazer yang ketika dipakai, entah kenapa jadi tidak pas jatuhnya dan tidak memberikan kesan yang kuat.
Jas/blazer adalah tergolong pakaian luar (outerwear), yaitu pakaian yang digunakan sebagai lapis kedua atau terluar. Sering orang beranggapan, karena ini dipakai sebagai pakaian lapis kedua, ukurannya adalah lebih besar.
Hampir benar, karena kalimatnya belum selesai.
Tips membeli blazer yang pas untuk tampil keren
Sering orang beranggapan, karena dipakai sebagai pakaian lapis kedua (bahkan ketiga), ukurannya adalah lebih besar. Namun jangan sampai yang terjadi malah tampak kebesaran. Tidak elok.
Memilih, menggunakan dan membeli blazer yang pas, ada cara mengukurnya. Seperti dilansir oleh situs TheIdleMan.Com, bahwa "pas" adalah segalanya jika menyangkut blazer.
Untuk itu, perhatikan gambar dibawah sebagai tips membeli blazer yang pas.
Tanda blazer yang kekecilan:
Memilih, menggunakan dan membeli blazer yang pas, ada cara mengukurnya. Seperti dilansir oleh situs TheIdleMan.Com, bahwa "pas" adalah segalanya jika menyangkut blazer.
Pas adalah segalanya jika menyangkut blazer.
- TheIdleMan.ComJangan sampai kita membeli blazer mahal tapi berakhir seperti membeli sebuah karung yang jatuhnya tidak pas di badan.
Untuk itu, perhatikan gambar dibawah sebagai tips membeli blazer yang pas.
![]() |
| Sumber: TheIdleMan.com |
- Seperti membentuk huruf "X" pada bagian dada jika dilihat dari depan, saat blazer dikancingkan.
- Jatuhnya sudut bahu tidak pas.
Tanda blazer yang kebesaran:
- Bagian bahu, akan tampak merosot sehingga kurang enak dipandang.
- Bagian lengan juga akan kepanjangan, indikasinya adalah mencapai pangkal ibu jari, jadi tampak seperti memakai blazer ayah Anda.
Demikian ulasan atau tips membeli blazer yang pas. Silahkan baca juga artikel terkait yaitu Tips membeli blazer di toko online. Salam.



